Kumpulan Novel: MY SISTER ROSE
auman angin yang bersuara. Kakak mawarku yang kini terbendung kerinduan
yang sangat mendalam kepada orang-orang tercintanya. Kini ia tinggal
bersama saudara yang berjasa kepadanya.“ Kapankah aku bisa bebas dengan
cerita dunia ini” bisiknya.
2 tahun yang dulu, kakak mawarku masih sebagai mahasiswa di kampus
kota malang, dengan membuka usaha kecilnya untuk membiayai kuliahnya. Di
hari minggu itu kakak mawarku pulang ke rumah dengan membawa
tugas-tugas skripsi kuliahnya yang begitu cetar banyaknya. Haha,,
sangking banyaknya, kakak mawarku baru nyampek rumah saja sudah langsung
tepar di lembutnya sang kasur. Malam itu aku selalu senang dengan
kedatangan kakak mawarku yang membuat beribu cerita yang menerjangnya di
luar sana. Di kamar tengah dinginnya malam,,aku selalu kepo dengan
kakak. Begitu banyak kekepoan ku padanya sehingga aku bertanya ceplas
ceplos se enaknya, haahah… Pertanyaan pertama ku pun terlontarkan
mulutku “ mbak, samean di malang gimana kabarnya” kakak mawarku pun
menjawab “ alhamdulillah dek baik-baik, aku disana yah juga buka usaha
kecil dek buat biaya in kuliahku. Aku juga mau membantu meringani ibuk
sama ayah dek. Kamu juga coba untuk mulai sekarang usaha. Wokeh bro”
dengan menepuk punggungku. “hahah,,, wokeh mbak bro. tapi bagaimana aku
bisa yaah??” semakin muncaknya kepo ku ini. Karena kakak mawarku baru
pulang ia pun ketiduran di waktu aku sedang kepo keponya. “ lhe… mbak
kok di tinggal tidur?? Aku semakin gentayangan mbak bro, kalok kepoku
masih belum ada jalan exitnya. Mbak..” aku pun menggoyah goyahkan badan
kakak mawarku.
![]() |
| My Sister Rose |
Dan malam itu pun kepoku menjadi gentayangan di dunia ku,, bagaimana aku
bisa seperti kakak yang begitu bertahannya dengan berbagai cobaan yang
dia hadapi. Jam waktu berputar dengan cepat,, aku malah tak bisa meng
close mataku, aku selalu berthink,, apa yang bisa kulakukan untuk
melangkah maju dengan benar,, no wrong. Jam 12 malam pun menandakan aku
telah terbawa lembutnya selimut . akhirnya aku bisa sleep dengan
nyenyak, hahahh.
Cahaya mentari pun menyambut dengan hangat menandai bahwa pagi yang
fun do it. Sang fajar pun membangunkan sang jago untuk menandakan pray
subuh. Karena waktu itu aku lagi red day, tanggal merah atau bisa di
bilang lagi mens gito. Jadi aku pun melanjutkan sleeps and dreams is so
beatiful. Hahah maklum anak labil bro yang masih suka suka nya sama
seseorang.
Saat aku melanjutkan bunga tidurku sampek jam 7 pagi, aku pun d
bangunkan oleh kakak mawarku, saat kalian tau bahwa tidurku bukan lah
gampang untuk bangunkan jadi kakak mawarku pun always membangunkanku
dengan tips nya. Yaitu on Tv, artinya jika ad tv yang lagi on apalagi
that is cartoon, aku pun langsung get up soon. Tau tidak,, coz gue
gini-gini masih suka cartoon lho, meski gue Remaja yang masih muda tapi
bro,, aku masih suka cartoon. Kalau dalam psikologi aku adalah salah
satu anak yang salah dalam perkembangan. Sehingga umur yang remaja tapi
masih kanak kanak. Saat diri ini terbangun dari bunga tidur,, saya pun
tergesa gesa on di depan layar kaca yang lagi seru serunya, woow,, alay
ku pun muncul. Harap maklum lah kakak mawarku ke aku, aku kan ababil
bro,, yaah jiwa jiwa alay pasti ada laah. Hahahh,, saat gue lagi
wathcing tipi aku pun teringat ke kepoan malam yang kemaren. “ oh iya
mbak,, samean kok semalam ninggalin aku bobog seh??, aku kan jadi
panasaran mbak bro,, “ aku pun cengeng boongan, hahahh. Kakak mawarku
pun menyela pertanyaanku “ laiyow dek,,samean lho yoh alay bener seh??
Aku dulu lho ndak alay dek” jawab gue “ empreet aa mbak,, maklum mbak
perkembangan zaman,, heheh” kakak mawarku pun menyela pembicaraanku”
iyaah,,aku dulu ndak kayak gito dek, aku kan pemalu sekali kalau sama
orang, kamu kan anaknya gedabrak an pun jadi gampang berteman bergaul
dengan orang lain,, hahahh. Setidaknya kalau sama pacarmu yang alus
dongg,,,” candanya. “ laah mbak,,saya ndak suka kalau sifat saya ini di
sembunyikan, kalau dia tulus, jadi terima aku apa adanya dong,, toh aku
juga gedabrak an tapi masih tau banget aturan, sikap yang bener, akhlak
sama orang yang lebih tua. Tapi tetep gaul dong sama orang. Hahah” sela
ku.
Nan pikirnya kakak mawarku tersenyum tertawa melihat, mendengar
leluconan kita berdua. Ini adalah waktu yang selalu aku tunggu tunggu
bersama kakak mawarku yang selalu dekat dengan jiwa ini. “ weeh,, toh
adek ku uda gedhe yaah, tapi masih suka kanak kanak,, hahahh. Coba dek
samean berpikir bertindak sesuai kamu sekarang.” Perintahnya. “ lho
kak,,aku kan uda bisa berpikir dan bertindak yang gedhe,,yaah artinya
udah tau diri laah mbak.” Jawabku. Selang waktu yang sangat begitu fun,
happines saat saat bersama my Rose Sister.
Sebenarnya kakak mawarku bukanlah yang bernama mawar or ROSE, but
itu hanyalah julukannya dariku for her. Why?? Mudah ajah,, aku beri
julukan itu coz my sister perempuan yang soo beautiful anggun sekali, so
gue beri julukan kakak mawarku, seperti mawar yang harum mewangi nan
indah mahkotanya, tapi ad satu keterburukan dalam bunga itu. Yaitu
tajamnya duri-duri yang menancap nan di seluruh batangnya. So kalian
pasti know, what is my meaning. Bunga yang nan indah tapi tak seindah
duri yang menancap di batangnya. Like is my sister bro. coz gue lagi di
buli sama kakak mawarku jadi ke kepoan gue, aku be continued ajah deh.
Dari pada aku nanti Hot greget laah. Hahah,,, waktu pun ikut berbicara
menandakan gue harus take a bath bro. pas aku mandi, kakak mawarku pun
melanjutkan tugas skripsinya yang begitu banyak banget. Ia mengetiik
tugasnya di lepi kamsud aku laptop yaah. Coz aku anak masih ababil jadi
harap maklum ke alay an ku.
Hehehh. After that, gue kan uda wangi gito yaah, nah aku pun berniat
helping my sister,. Aku datangin kakak mawarku di kamarnya, aku pun
menawarkan bantuan yang baik lho. “ mbak, kulo bantu aken nggeh” ucapku
dengan bahasa yang campursari. “ kalau ndak bisa bahasa jawa alus pakek
bahasa indonesia ajah deek. Kalau masih ndak bisa pakek bahasa monyet
pun tak apa, kan itu bahasa everyday mu. Hahahh” canda kakak mawarku. “
laiyow,, ini yah yang namanya mbak, adek mu ini kan nawarin bantuan
baik-baik lho. Malah di buli mulu, aatiitt,, hihihi” alayku pun keluar. “
walaah,, dek dek, hahahahh,, alaymu itu lho ndak nguati dek. So netral
ajah adek bro” sok gaul banget kakak mawarku ini. Yaah maklum udah
4tahun di kota malang yang begitu soo much friend yang ia find in
universitasnya. Jadi udah bisa menyesuaikan diri kakak mawarku. “ oh iya
dek, kamu kan udah punyak pacar, kenapa kamu ndak main ajah. Kan hari
minggu lho. Hahahh” sindirannya. “ I miss u my sister, what is wrong???
Aku kan Cuma ingin bermain, bencanda happines with u rose,,” gombel ku
pun keluar. Hahah,,. “ sok inggris lu, but you very honest with me. Aku
beruntung punyak adek yang perhatian with me. But u very alay” sindirnya
lagi. “ aah,, yaah salah satunya begitu, aku kan uda ndak punyak pacar
gitu mbak” jawabku dengan feel very sad.
Di waktu itu aku nan sebatang sendiri yang ada di taman. Waktu
pikiran nan my feel soo sad. Dimana aku saat itu memutuskan untuk
sendiri lagi, karena pujaan dambaan yang selalu aku banggakan, ternyata
telah membuat bunga yang mekar indah menjadi lagu terpuruk oleh bau
busuknya. Ia telah mengkhianati kesetiaanku, kebaikanku selama ini.
Cinta bukan untuk dimainin, apa lagi hanya untuk pajangan hiasan mata
saja. Waktu yang gelap dengan bergemilangnya sirna-sirna malam dingin
itu, bulan begitu indah tersenyum menyambut malam yang begitu sunyi
dengan suara nyanyian kodok di pinggir sungai. Di tempat itulah aku
termenenung akan putusnya feel yang telah di khianati. Bintang yang
begitu menyapa dengan senyuman sirnanya, I always see heaven, nan begitu
memberikan jiwa ini ketenangan dalam hati yang terpuruk ini. “kakak
juga pernah merasakan perasaan yang kamu rasakan sekarang. Tapi ingat DI
ATAS LANGIT MASIH ADA LANGIT.” Ucap kakak mawarku. “ iyah mbak,
makasih. Hehem.” Jawabku dengan senyuman.
Setelah renungan di malam itu aku pun selalu berusaha untuk tegar
dan menunjukkan bahwa saya seorang perempuan tak akan lemah di mata
lelaki. Di saat itu pula, aku pun menjadi lebih ringan lebih memilih
time to play with my friend and my parents. So, ingat para jomblo, putus
atu tumbuh celibu lho. Hahahh. Jadi aku jadikan waktu-waktuku buat
happines bro. karena kegiatan saya, aku pun bisa masuk keterima di
sekolah yang aku ingin in. yaitu SMA N 1 bangil. Saat itu pula, aku
senang. Setelah aku dan kakak mawarku saling cerita, saling
sharing-sharing gito kita pun saling memberi saran dan kritik an. Kayak
orang debat ajeh yaah, hahahh. Coz gue ajak berbicara kakak mawarku,
jadi tugasnya jadi ndak finish-finish deeh, hahahh. So sory kakak
mawarku. Hahahh.
Sore pun menyambut dengan cahaya mentari yang akan gelap tuk
menerangi, tapi kegelapan itu pun ada sirna yang gemilang indah permata
di langit yang terlukiskan beribu bintang dan bulan yang bersirnakan
cahaya kedamaian. Malam itu pun pula, jiwa diri ini kembali merasakan,
something di dalam my feel. What is that???. Di kamar ku sendiri dengan
lepiku yang bisa kumainkan. Lagi lagi nge game deeh. Coz gue bosen , so
aku main facebook ajah. Yang lagi ngetrens- ngetrens nya gito. Hehehh,,
pasti kalian pun juga tahu semua. Ababil tak lepas dari alaynya, sampai
sekarang pun gue alay lho, status di facebook ajah banyak,, belum tentu
yang nge like juga banyak. Hahahh. Alay kan gue. Coz, gue udah kecantol
dunia maya yaitu pacebook,, hahah. Jadi sampek malam gue main lepi nya.
Kakak mawarku pun ngajak aku ikut dirinya. “ dek, ayok keluar cari
makanan, sambil jalan-jalan ayok.” Ajak nya kakak mawarku. “ terus,, aku
di beliin gaak???” godaanku, hahhah. “ iyah iyah dek,, tak traktir
deeh. Udah tau jalan pikiranmu akau” jawab kakak mawarku.
Malam
indah dengan senyumnya bulan, aku dan kakak mawarku pun keluar malam
itu. Yaah namanya juga perempuan yaah, jadi kalau belanja itu lwaamaa
banget, sampek sampek aku dan kakak mawarku pun pulang malam. Pulang
pulang ajah sampek di marahi am our mom lho. Yaah harap maklum laah mom,
hehehh. “ kalian ini gak tahu waktu apa sih, jam brapa kalian pulang
ini, kalian itu cewek lho. Pulang main sampek larut malam gini. “ kata
mom. But, naik pitam jadinya aku sama kakak mawarku. Coz, besok senin
nya kakak mawarku balik ke malang buat nyelesaikan skripsinya, jadi kita
saling habisin waktu together in the night. Mau tidur pun masih
happines, saling cerita cerita. “ kamu tahu dek, aku di malang bisa
membuat diri jiwa ini bisa mandiri lho. Dengan cowokku yang juga disana
bisa membuat ku lebih mandiri lagi. Ia bisa bantu aku menjagaku di waktu
yang sangat aku butuhkan. Kao tahu dek, aku juga bekerja untuk
membiayai kuliah. Pagi aku mengejar skripsi ku, siang aku pun mulai
berangkat kerja sampek malam jam 8nan laah. Juga biayai tempat kos-kos
an ku. Jadi malamnya pulang kerja aku tetap mengerjakan tugas. Kadang
aku telat makan dek, tau sendiri laah, waktu skripsi ku juga gak begitu
panjang. Hanya meminta tanda tangan dosen saja, sampek sampek belain
kringat berluntur kan di pipi. Bisa di bilang tanda tangan dosen mahal
banget lho, hahah.
Jadi kalau kuliah yaah begini lah. Sabar, itu salah satu kunci untuk
mengejar cita-cita dek.” Nasehat nya. “ jadi mbak, apa kuliah itu sulit
yaah, sehingga butuh pengorbanan gitu lagi” kepo ku pun memuncak. “
jika kamu menjalani dengan rasa ikhlas, so. Kalimat susah sulit. Tak
akan kamu rasakan adek ku sayang, hehehh” manjanya. “laah,, itu dia
mbak. Ikhlas, maksunya lho,,,???” tuh kan jadi kepo lagi deeh aku. “
ikhlas itu dimana kamu itu yaah deek yaah kamu jalani ajah dengan
perasaan senang gitu, jangan dipikir berat laah, di buat fun ajah deek”
nasehatnya dengan bijak. Coz udah larut malam, jadi kita pun saling
ngantuk dan tertidur daah. Nah,,di sambutlah pagi yang cerah dengan
senyumnya sang mentari menyinari bunga-bunga yang bermekaran dengan di
basahi embun yang sejuk tuk mengawali hari. “ayo,, bangun semua.
Gara-gara kalian pulang malam, jadi bangunnya kesiangan kan” ibu pun
membangunkan kami. “ iyah-iyah buk,,” jawabku menuju kamar mandi.
Pagi di hari senin, aku berangkat dengan hati senang ntah apa yang
ada di pikiranku. Aku hanya bersemangat di hari itu untuk bersekolah,
menerima pelajaran. Hal yang aku suka dalam pelajaran adalah membuat
drama. Ntah itu drama indonesia atau inggris. Tapi aku sangat ingin
berdrama bahasa jepang. Jadi aku berniat ingin masuk kelas bahasa. Di
teriknya sang surya, jiwa tak ingin berdiri 1 jam di lapangan. May be
ceremony.
Di kesibukanku sekolah, kakak mawarku yang sedang stand by menunggu
kereta untuk kembali ke kota malang menyelesaikan skripsinya. Telah
sampainya di kota malang, kakak mawarku pun berniat untuk bekerja. Tapi
apalah daya jika tuhan telah beri berbagai cobaan untuk kakak mawarku.
Di perjalanan menuju tempat kerjanya, ia di hubungi oleh dosennya untuk
menuntaskan skripsinya sekarang. Dan karena baru sampai di kota malang,
tubuh gemetar yang kini ia rasakan. Sarapan yang belum terisi untuk
tenaganya. Di jalan ia berjalan kaki di kampusnya, tak terasa ia pusing
karena tak ada tenaga untuknya. Karena yang ia kejar kini hanyalah karir
untuk membanggakan orang tua. Sang kekasih pun tak kira ia melihat
kakak mawarku pucat. Ia pun membawakan roti memaksakan untuk terisi
tenaganya.
Telah mereka jalani hari-hari yang mengharukan, saling menjaga,
melindungi, tak satu pun mereka tinggalkan. Kakak mawarku butuh 2 kali
mengulang hasil opservasinya. Sehingga kakak mawarku berusaha pagi
malam, skripsi dan kerjanya. Aku mendengar semua ceritanya sungguh keras
sekali impian keinginan seorang perempuan untuk membanggakan seorang
ibu. Sehingga semester terakhirnya, kakak mawarku pun dapat membiayai
kuliahnya untuk terakhirnya dan wisudanya. Sempat kakak mawarku shock,
karena hampir gagal skripsinya. Ia berkonsultasi bersama pembimbingnya.
“jangan lah kamu menyerah, ingat lah di pikiranmu. Sekarang sampai ke
depanmu. Bahwa, kegagalan itulah kunci suksesmu. Tanpa kegagalan, kau
tak akan meraskan indahnya kesuksesan yang kau raih” kata
pembimbinngnya. “ jika itu jalanku. Baiklah, aku akan mengejar impianku.
Jatuh bangunpun aku tetap mengejar impianku” semangat kakak mawarku
pun membara. Pagi berganti malam. Terik sang surya yang mengertik
berjalan menjadi gelapnya dengan terangi bintang bulan malam yang
dingin. Kakak mawarku tetap menjalani kehidupannya. Pahit manis pun ia
jalani. Di hari yang menegangkan, hari yang sangat mendebarkan.
Bagai jiwa tergantung di jurang tak tampak pendiaman yang membuat
nyawa hanya tinggal pucuk kuku. Hari persidangan. Tak luput usaha dan
doa yang ia jalani. Syukur alhamdulillah kakak mawarku pun lulus
kuliahnya. Tangis yang ia persembahkan adalah tangis kebahagiaan yang
tak luput dari semua usaha yang ia ingat dia lakukan. Aku sebagai
adiknya bagaikan bunga melati yang masih kuncup bermekaran di pagi embun
yang sejuk. Kesenangan dan kebahagiaan menjadi terlingkari di keluarga
kami.
Cerita 2tahun ini menjadi memorian yang sangat terindah di memori
kakak mawarku. “ bumi memang berputar” renungnya kakak mawarku, di taman
yang sunyi malam hanya kakak adik disitu. Kini hidupnya di kota
politik. Ia pergi menjadi karyawan pengusaha hanya untuk mewujudkan
keinginan sorang ibu. Kerja keras yang kini kakak mawarku lakukan, kini
kembali mengukir masa lalu. Usah keras nya tak akan pudar begitu saja.
Tetap berjuang keras. “ seperti yang aku katakan tadi, kapan kah aku
bisa bebas dengan cerita dunia ini, itu kalimat awal yang aku ucapkan di
saat terpuruknya jiwa ini.
Saat ku menyadari, satu orang pun tak akan jauh dari cerita dunia.
Yang bisa menghentikan itu hanyalah sang khaliq. Jalan cerita telah ia
rencanakan, tak bisa kita rubah atau menghentikannya. Sehingga aku kini
mengerti, dengan cerita ini berbagai rasa yang telah kulewati,
barokallah hidayat yang telah kudapat dengan cerita hidupku. Aku yang
kini telah membangga kan kakak mawarku yang sungguh hebat sekali. Kini
ku juga berusaha mengejar impianku, jatuh bangun ku kejar mimpi ku.
Selalu ad rasa dalam hidupku. Di malam yang indah dengan beribu sirna
sang bintang. Dan kini, Aku dan kakak mawarku berjuang mengejar mimpi
kita. DON’T GIVE UP GUYS.

Komentar
Posting Komentar